Fakultas Pertanian dan Perikanan (FPP) Universitas Cordova (UNDOVA) resmi meluncurkan Agrimart pada Jum’at (25/9/2026) yang berlokasi di kompleks Gedung Thoriq bin Ziyad UNDOVA. Launching Agrimart merupakan bagian dari upaya FPP UNDOVA dalam memperkuat ekosistem kewirausahaan sekaligus menghadirkan ruang pembelajaran praktis bagi mahasiswa melalui pengembangan dan pemasaran berbagai produk.
Pengembangan Agrimart dilaksanakan melalui kerja sama dengan Cordova Mart sebagai bentuk kolaborasi dalam mendukung pengelolaan unit usaha dan pengembangan kewirausahaan di lingkungan Universitas Cordova. Kehadiran Agrimart diharapkan tidak hanya menjadi sarana pemasaran produk, tetapi juga menjadi ruang belajar bagi mahasiswa untuk memahami secara langsung proses pengelolaan usaha, mulai dari pengembangan produk, pengemasan, penentuan harga, pemasaran, pelayanan konsumen, hingga manajemen usaha.
Kegiatan launching dihadiri oleh Wakil Rektor II Universitas Cordova, pengelola dari beberapa fakultas di lingkungan UNDOVA, pengelola FPP, dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa FPP. Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan Agrimart sebagai salah satu inovasi fakultas dalam mengintegrasikan proses pembelajaran dengan praktik kewirausahaan.


Dekan FPP UNDOVA, Anton, S.P., M.P., menyampaikan bahwa kehadiran Agrimart merupakan bagian dari komitmen fakultas untuk menciptakan proses pembelajaran yang semakin kontekstual dan aplikatif. Menurutnya, mahasiswa perlu memperoleh ruang yang memungkinkan mereka tidak hanya memahami konsep kewirausahaan dan agribisnis secara teoritis, tetapi juga memiliki pengalaman dalam mengelola dan mengembangkan usaha secara langsung.
“Agrimart kita hadirkan bukan semata-mata sebagai tempat untuk memasarkan produk, tetapi sebagai ruang pembelajaran bagi mahasiswa. Kami ingin mahasiswa belajar secara langsung bagaimana sebuah produk dikembangkan, dikemas, dipasarkan, dan dikelola menjadi sebuah usaha yang memiliki nilai ekonomi. Dengan demikian, proses pembelajaran tidak berhenti di ruang kelas, tetapi dapat diimplementasikan melalui pengalaman nyata,” ujarnya.
Lebih lanjut, Dekan FPP menjelaskan bahwa Agrimart juga diharapkan menjadi wadah untuk mendorong hilirisasi berbagai produk yang dihasilkan melalui kegiatan pembelajaran, praktikum, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, maupun kreativitas dan kewirausahaan mahasiswa dan dosen.
Sementara itu, Wakil Rektor II Universitas Cordova, Rifki Fahmi, S.Kom., memberikan apresiasi terhadap inisiatif FPP UNDOVA dalam menghadirkan Agrimart. Menurutnya, pengembangan unit seperti Agrimart menjadi langkah positif dalam membangun budaya kewirausahaan sekaligus memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa sebagai bekal menghadapi dunia kerja dan dunia usaha.
Kolaborasi Agrimart dengan Cordova Mart juga diharapkan membuka ruang sinergi yang lebih luas dalam pengembangan unit usaha di lingkungan UNDOVA. Melalui kolaborasi tersebut, pengalaman dan sistem pengelolaan yang telah berjalan dapat menjadi bagian dari proses pembelajaran sekaligus memperkuat jejaring pemasaran berbagai produk yang dikembangkan oleh civitas akademika.

Bagi mahasiswa, keberadaan Agrimart menjadi salah satu sarana implementasi pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning). Mahasiswa dapat terlibat dalam berbagai tahapan pengelolaan usaha sehingga memperoleh pengalaman nyata mengenai dinamika kewirausahaan, perilaku konsumen, strategi pemasaran, manajemen usaha, serta pentingnya inovasi dan pelayanan dalam menjaga keberlanjutan sebuah usaha.
Selain sebagai ruang pembelajaran, Agrimart diharapkan dapat menjadi etalase bagi berbagai produk unggulan dan inovatif yang dihasilkan oleh mahasiswa dan dosen. Dengan demikian, Agrimart dapat berkembang menjadi ruang yang mempertemukan proses akademik, inovasi, kewirausahaan, dan pemberdayaan ekonomi.
Melalui launching Agrimart, FPP UNDOVA terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran yang adaptif, inovatif, kolaboratif, dan berkelanjutan. Kehadiran Agrimart diharapkan mampu menumbuhkan jiwa kewirausahaan, meningkatkan pengalaman praktis mahasiswa, mendorong hilirisasi produk, serta menjadi salah satu wujud implementasi Kampus Berdampak melalui kegiatan akademik yang memberikan nilai tambah bagi mahasiswa, institusi, dan masyarakat.